Rencana Pembelajaran Mendalam Informatika Kelas IX: Berpikir Komputasional Tahun Ajaran 2026/2027
Rencana Pembelajaran Mendalam
Informatika Kelas IX
Materi: Berpikir Komputasional
Tahun Ajaran 2026/2027A. Identitas Pembelajaran
| Komponen | Isian |
|---|---|
| Nama satuan pendidikan | SMP Negeri 1 Ujan Mas |
| Mata Pelajaran | Informatika |
| Fase | D |
| Kelas/Semester | IX / Ganjil |
| Elemen/Domain | Berpikir Komputasional |
| Materi | Berpikir Komputasional |
| Lingkup Materi | Dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, algoritma, data terstruktur sederhana, tabel keputusan, dan pseudocode. |
| Alokasi Waktu | 4 pertemuan × 3 JP × 40 menit = 480 menit |
| Guru Mata Pelajaran | Igga Pharamitha, S.Pd |
| NIP | ……………….. |
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
B. Analisis Konteks Pembelajaran
1. Karakteristik Murid
| Aspek | Hasil Analisis |
|---|---|
| Pengetahuan awal | Murid pernah menyusun prosedur sederhana, mengelompokkan data, dan menggunakan lembar kerja dasar. |
| Pengalaman belajar | Murid mengenal urutan langkah, kondisi sederhana, tabel, dan pemecahan masalah sehari-hari. |
| Minat murid | Teka-teki, permainan logika, kasus sekolah, teknologi, dan penyelesaian masalah praktis. |
| Kebutuhan belajar | Contoh konkret, kartu masalah, model visual, latihan bertahap, diskusi, dan umpan balik cepat. |
| Keragaman kemampuan | Kemampuan membaca masalah, menyeleksi informasi, menulis langkah, dan menguji solusi berbeda-beda. |
| Kondisi sosial budaya | Masalah dikaitkan dengan layanan sekolah, antrean, jadwal, peminjaman, data kegiatan, dan konteks Ujan Mas. |
| Hambatan belajar | Anggapan bahwa algoritma harus berupa kode program, kesulitan memilah informasi, dan keterbatasan perangkat. |
| Dukungan khusus | Instruksi bertahap, contoh dan bukan contoh, tutor sebaya, alat bantu visual, waktu tambahan, serta alternatif nondigital. |
2. Analisis Materi
| Aspek | Hasil Analisis |
|---|---|
| Konsep esensial | Dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, algoritma, data terstruktur sederhana, tabel keputusan, pseudocode, pengujian, dan debugging. |
| Keterampilan | Merumuskan masalah, memecah masalah, mencari pola, memilih informasi relevan, merancang algoritma, menulis pseudocode, menguji, dan memperbaiki. |
| Nilai dan sikap | Teliti, logis, terbuka terhadap umpan balik, tekun, kolaboratif, dan bertanggung jawab. |
| Prasyarat | Urutan langkah, operasi logika sederhana, tabel, fakta dan informasi penting, serta komunikasi kelompok. |
| Miskonsepsi | Berpikir komputasional hanya untuk komputer; algoritma harus menggunakan bahasa pemrograman; satu masalah hanya memiliki satu solusi. |
| Kehidupan nyata | Antrean layanan, jadwal piket, peminjaman buku, seleksi peserta, pencatatan kegiatan, dan pengelolaan keputusan. |
| Lintas mata pelajaran | Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, IPS, dan Pendidikan Pancasila. |
3. Sumber Daya
| Komponen | Pemanfaatan |
|---|---|
| Ruang kelas | Tempat duduk kelompok, area presentasi, papan tulis, dan ruang gallery walk. |
| Bahan | Kartu masalah, kartu algoritma, tabel data, LKPD, sticky notes, dan kertas plano. |
| Perangkat digital | Komputer atau gawai satu perangkat per kelompok, proyektor, dan aplikasi pengolah dokumen bila tersedia. |
| Sumber nondigital | Pseudocode cetak, diagram, tabel keputusan, kartu kasus, dan simulasi manual. |
| Mitra | Guru mata pelajaran, pustakawan, wali kelas, dan pengelola layanan sekolah. |
| Alternatif fasilitas terbatas | Aktivitas unplugged, rotasi perangkat, pseudocode di kertas, dan pengujian manual. |
C. Capaian dan Tujuan Pembelajaran
Pada akhir Fase D, murid mampu menerapkan berpikir komputasional untuk menyelesaikan persoalan sehari-hari dan masalah komputasi; memahami konsep himpunan data terstruktur sederhana dan lembar kerja pengolah data; menerapkan strategi pemecahan masalah pada data berstruktur dengan volume kecil; serta menuliskan sekumpulan instruksi menggunakan kosakata terbatas atau simbol dalam format pseudocode.
Tujuan Pembelajaran
- Menjelaskan fungsi dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma dalam pemecahan masalah.
- Menganalisis masalah kontekstual dengan mengidentifikasi tujuan, masukan, aturan, proses, dan keluaran.
- Memecah masalah menjadi bagian-bagian yang relevan dan dapat dikerjakan.
- Mengenali pola, persamaan, perbedaan, pengecualian, dan kasus batas dari beberapa contoh.
- Memilih informasi penting dan mengabaikan informasi yang tidak relevan berdasarkan tujuan masalah.
- Menyusun tabel keputusan, algoritma bahasa alami, dan pseudocode yang runtut, lengkap, dan konsisten.
- Menguji solusi menggunakan berbagai kasus, menemukan kesalahan, memperbaiki, dan menjelaskan alasan revisi.
- Mempresentasikan solusi, membandingkan strategi, dan merefleksikan proses belajar secara bertanggung jawab.
Uji Kualitas Tujuan
- Kompetensi dan konten jelas.
- Selaras dengan CP Fase D.
- Sesuai karakteristik murid.
- Realistis dalam 12 JP.
- Dapat dibuktikan melalui asesmen.
- Mengarah pada penerapan dalam konteks nyata.
D. Dimensi Profil Lulusan
| Dimensi | Bukti dalam Pembelajaran |
|---|---|
| Keimanan dan ketakwaan | Jujur dalam menyajikan hasil, bertanggung jawab, dan menghargai karya kelompok. |
| Kewargaan | Menggunakan solusi untuk memperbaiki layanan dan kepentingan bersama di sekolah. |
| Penalaran kritis | Menganalisis informasi, pola, aturan, bukti, dan hasil pengujian. |
| Kreativitas | Menghasilkan lebih dari satu representasi dan alternatif solusi. |
| Kolaborasi | Pembagian peran, diskusi kelompok ahli, pengujian silang, dan revisi bersama. |
| Kemandirian | Menetapkan target, memeriksa solusi, melakukan debugging, dan merefleksi. |
| Komunikasi | Menjelaskan algoritma, pseudocode, hasil uji, dan alasan perbaikan secara jelas. |
E. Topik, Konteks, dan Pertanyaan Pemantik
Topik
Menyelesaikan Masalah Sekolah dengan Berpikir Komputasional dan Pseudocode.
Konteks Nyata
Perpustakaan sekolah memerlukan prosedur sederhana untuk menentukan kelayakan peminjaman buku berdasarkan status keanggotaan, jumlah buku yang sedang dipinjam, dan keterlambatan. Murid merancang solusi yang runtut, dapat diuji, mudah dipahami, dan dapat disimulasikan secara manual.
Pertanyaan Pemantik
- Bagaimana mengubah masalah yang rumit menjadi bagian-bagian yang lebih mudah dikerjakan?
- Informasi apa yang benar-benar diperlukan untuk mengambil keputusan?
- Bagaimana memastikan langkah yang dibuat selalu menghasilkan keputusan yang benar?
- Apakah satu masalah hanya memiliki satu algoritma?
- Mengapa solusi perlu diuji dengan kasus normal, berbeda, dan batas?
Produk Akhir
Analisis masalah, peta dekomposisi, tabel pola, abstraksi, tabel keputusan, algoritma, pseudocode, hasil pengujian minimal lima kasus, log revisi, presentasi, dan refleksi.
F. Asesmen Pembelajaran
Peta Keselarasan
| TP | Bukti | Teknik | Instrumen | Kriteria |
|---|---|---|---|---|
| TP 1 | Peta konsep empat unsur BK | Produk dan diskusi | Rubrik peta konsep | Konsep tepat, hubungan logis, dan contoh relevan. |
| TP 2–5 | Analisis masalah, dekomposisi, pola, abstraksi | Kinerja dan produk | LKPD serta rubrik analisis | Bagian relevan, pola berbukti, informasi penting tepat. |
| TP 6 | Tabel keputusan, algoritma, pseudocode | Produk | Rubrik pseudocode | Runtut, lengkap, konsisten, dan terbaca. |
| TP 7 | Kasus uji dan log revisi | Praktik dan teman sebaya | Tabel uji | Minimal lima kasus, termasuk kasus batas, dan revisi berbasis bukti. |
| TP 8 | Presentasi dan refleksi | Kinerja dan penilaian diri | Rubrik presentasi dan jurnal | Akurat, argumentatif, komunikatif, dan reflektif. |
Asesmen Awal
- Kuis diagnostik lima butir.
- Kartu urutan dan pengamatan prosedur.
- Hasil digunakan untuk pengelompokan dan bantuan bertingkat.
- Asesmen awal tidak digunakan sebagai nilai akhir.
Asesmen Formatif dan Sumatif
- Formatif: peta konsep, LKPD analisis, tabel keputusan, pseudocode, kasus uji, revisi, dan refleksi.
- Sumatif: produk kelompok 45%, presentasi 20%, asesmen individual 25%, proses dan refleksi 10%.
- Kriteria ketercapaian yang disarankan minimal 75.
Rubrik Umum
| Aspek | Perlu Bimbingan | Mulai Berkembang | Sesuai Harapan | Sangat Berkembang |
|---|---|---|---|---|
| Analisis masalah | Masalah dan tujuan belum jelas. | Sebagian unsur teridentifikasi. | Tujuan, masukan, aturan, proses, dan keluaran jelas. | Analisis lengkap, efisien, dan mempertimbangkan kasus batas. |
| Dekomposisi, pola, abstraksi | Bagian tidak relevan dan pola tidak ditemukan. | Sebagian bagian dan pola telah ditemukan. | Bagian relevan, pola berbukti, dan informasi penting tepat. | Struktur sangat logis, pola termasuk pengecualian, dan abstraksi dapat ditransfer. |
| Algoritma/pseudocode | Langkah tidak runtut dan tidak berfungsi. | Sebagian runtut tetapi masih ada kesalahan utama. | Runtut, lengkap, konsisten, dan berfungsi. | Efisien, mudah dibaca, dan menangani kasus khusus. |
| Pengujian/perbaikan | Tidak menguji atau tidak memperbaiki. | Pengujian terbatas dan perbaikan belum tepat. | Menguji berbagai kasus dan memperbaiki berdasarkan bukti. | Pengujian sistematis, mencakup batas, dan diverifikasi ulang. |
| Komunikasi/refleksi | Penjelasan tidak jelas dan refleksi umum. | Penjelasan cukup tetapi bukti terbatas. | Penjelasan berbasis bukti dan target perbaikan spesifik. | Membandingkan strategi, keterbatasan, dan rencana transfer. |
G. Prinsip Pembelajaran Mendalam
| Prinsip | Penerapan |
|---|---|
| Berkesadaran | Tujuan dan rubrik transparan, target pribadi, pilihan strategi, pemantauan kemajuan, serta refleksi. |
| Bermakna | Kasus dekat dengan layanan sekolah, penggunaan data dan aturan nyata, serta produk yang dapat digunakan. |
| Menggembirakan | Tantangan logika, kartu, simulasi, pilihan representasi, kerja kelompok, gallery walk, dan apresiasi kontribusi. |
H. Perencanaan Aktivitas dan Instruksi Setiap Tahap
Pertemuan 1: Memahami Berpikir Komputasional, 3 JP/120 Menit
Persiapan pendidik: Contoh prosedur, kuis diagnostik, kartu konsep, kartu situasi, template peta konsep, dan exit ticket.
| Waktu | Tahap | Instruksi Pendidik | Aktivitas Murid | Asesmen/Umpan Balik |
|---|---|---|---|---|
| 0–5 | Pembukaan | Menyapa, memeriksa kehadiran, alat, dan kesiapan belajar. | Menyiapkan alat dan menunjukkan kesiapan. | Checklist kesiapan. |
| 5–15 | Apersepsi | Menampilkan prosedur yang tidak runtut atau ambigu. | Mengamati dan menandai bagian yang bermasalah. | Minimal dua temuan dan satu akibat. |
| 15–25 | Diagnostik | Memberikan lima soal singkat dan kartu urutan. | Menjawab serta menyusun urutan kartu. | Pemetaan kesiapan awal. |
| 25–35 | Orientasi | Menjelaskan tujuan, produk akhir, rubrik, dan alur empat pertemuan. | Membaca tujuan dan menetapkan target pribadi. | Kartu target belajar. |
| 35–50 | Membandingkan solusi | Menampilkan pemecahan masalah manusia dan komputer. | Mengisi tabel perbandingan masalah, data, langkah, dan hasil. | Tabel perbandingan. |
| 50–70 | Kelompok ahli | Membagi topik dekomposisi, pola, abstraksi, dan algoritma. | Mempelajari konsep lalu mengajarkannya kepada kelompok asal. | Catatan ahli dan rubrik komunikasi. |
| 70–85 | Klasifikasi | Membagikan kartu situasi. | Mengklasifikasikan situasi berdasarkan unsur BK dan memberi alasan. | Akurasi minimal 80%. |
| 85–103 | Peta konsep | Memberi template dan pertanyaan pemandu. | Menyusun peta konsep empat unsur dan contoh kontekstual. | Rubrik peta konsep. |
| 103–113 | Gallery walk | Mengatur penelaahan antarkelompok. | Memberi dua apresiasi dan satu saran. | Umpan balik teman sebaya. |
| 113–120 | Refleksi | Memimpin simpulan dan exit ticket. | Menulis perubahan pemahaman dan kebutuhan belajar. | Exit ticket tiga butir. |
Pertemuan 2: Analisis Masalah dengan Dekomposisi, Pola, dan Abstraksi, 3 JP/120 Menit
Persiapan pendidik: Teks kasus peminjaman buku, kartu kasus, LKPD analisis, template dekomposisi, tabel pola, abstraksi, dan tabel keputusan.
| Waktu | Tahap | Instruksi Pendidik | Aktivitas Murid | Asesmen/Umpan Balik |
|---|---|---|---|---|
| 0–10 | Retrieval | Memberikan empat pertanyaan mengenai unsur BK. | Menjawab cepat tanpa catatan dan memperbaiki jawaban. | Minimal tiga jawaban tepat. |
| 10–25 | Membaca kasus | Menyajikan kasus aturan peminjaman buku sekolah. | Menandai fakta, aturan, istilah, dan pertanyaan klarifikasi. | Lembar anotasi kasus. |
| 25–38 | Rumusan masalah | Memodelkan rumusan masalah yang jelas. | Menulis konteks, masukan, dan keputusan yang dicari. | Rubrik rumusan masalah. |
| 38–55 | Dekomposisi | Memberi pertanyaan pemandu untuk memecah masalah. | Membuat peta bagian masalah dan hubungan antarbagiannya. | Rubrik dekomposisi. |
| 55–72 | Pengenalan pola | Membagikan beberapa contoh kasus. | Menemukan dua pola dan mendukungnya dengan bukti kasus. | Tabel pola–bukti. |
| 72–88 | Abstraksi | Mengarahkan pemilahan informasi diperlukan, mungkin, dan tidak diperlukan. | Memilih variabel penentu dan menjelaskan alasan. | Tabel abstraksi. |
| 88–103 | Tabel keputusan | Memodelkan kondisi, kombinasi, dan keluaran. | Menyusun tabel keputusan yang lengkap dan konsisten. | Rubrik tabel keputusan. |
| 103–113 | Uji silang | Mengatur pemeriksaan antarkelompok. | Mencari kontradiksi, kondisi hilang, atau keluaran tidak sesuai. | Checklist penelaahan. |
| 113–120 | Refleksi | Memberi exit ticket uraian singkat. | Menjelaskan informasi yang diabaikan dan alasannya. | Ketuntasan formatif minimal 75. |
Pertemuan 3: Algoritma, Pseudocode, Pengujian, dan Debugging, 3 JP/120 Menit
Persiapan pendidik: Contoh pseudocode, kartu struktur, lembar debugging, tabel uji, protokol uji silang, dan log revisi.
| Waktu | Tahap | Instruksi Pendidik | Aktivitas Murid | Asesmen/Umpan Balik |
|---|---|---|---|---|
| 0–10 | Pembukaan dan retrieval | Memeriksa bahan dan meninjau tabel keputusan. | Menyiapkan produk serta menjawab pertanyaan cepat. | Checklist kesiapan. |
| 10–25 | Ciri instruksi baik | Menampilkan contoh instruksi jelas dan ambigu. | Menyusun daftar ciri instruksi yang baik. | Minimal tiga ciri tepat. |
| 25–40 | Struktur pseudocode | Memodelkan masukan, proses, keputusan, keluaran, dan akhir. | Menganotasi pseudocode contoh. | Minimal empat dari lima unsur tepat. |
| 40–55 | Debugging contoh | Menampilkan pseudocode yang mengandung kesalahan. | Memprediksi hasil, menemukan kesalahan, dan mengusulkan perbaikan. | Lembar debugging. |
| 55–70 | Algoritma bahasa alami | Memfasilitasi konversi tabel keputusan menjadi langkah. | Menulis algoritma bahasa alami yang runtut. | Checklist algoritma. |
| 70–88 | Menulis pseudocode | Memberi konferensi singkat dan scaffolding. | Menyusun pseudocode dengan struktur urutan dan keputusan. | Rubrik pseudocode. |
| 88–101 | Uji internal | Mengarahkan penggunaan data normal, berbeda, dan batas. | Mencatat prediksi, hasil aktual, dan ketidaksesuaian. | Tabel uji minimal tiga kasus. |
| 101–111 | Uji silang | Menukar solusi antarkelompok. | Menguji dengan dua data baru dan memberi saran spesifik. | Protokol uji silang. |
| 111–117 | Revisi | Meminta perbaikan berbasis hasil uji. | Merevisi pseudocode dan menulis log perubahan. | Rubrik revisi. |
| 117–120 | Refleksi | Memberi prompt kesalahan–penyebab–pencegahan. | Menulis refleksi individual. | Jurnal debugging. |
Pertemuan 4: Presentasi Solusi, Asesmen, dan Refleksi, 3 JP/120 Menit
Persiapan pendidik: Rubrik produk dan presentasi, lembar audiens, timer, soal asesmen individual, refleksi 3–2–1, dan portofolio.
| Waktu | Tahap | Instruksi Pendidik | Aktivitas Murid | Asesmen/Umpan Balik |
|---|---|---|---|---|
| 0–10 | Kesiapan dan target | Memeriksa kelengkapan produk dan meninjau rubrik. | Membagi peran dan menetapkan target presentasi. | Checklist kesiapan. |
| 10–25 | Finalisasi produk | Memberi konferensi singkat. | Melengkapi analisis, tabel keputusan, pseudocode, lima kasus uji, dan log revisi. | Checklist enam komponen. |
| 25–48 | Presentasi sesi 1 | Menilai separuh kelompok dan memfasilitasi pertanyaan. | Menyajikan masalah, strategi, pseudocode, demonstrasi, dan bukti uji. | Rubrik presentasi. |
| 48–71 | Presentasi sesi 2 | Menukar peran penyaji dan audiens. | Menyajikan atau menilai menggunakan lembar audiens. | Rubrik kinerja dan teman sebaya. |
| 71–84 | Membandingkan strategi | Memfasilitasi diskusi efisiensi dan keterbacaan. | Membandingkan minimal dua strategi dan kasus batas. | Tabel perbandingan. |
| 84–96 | Revisi akhir | Memberi feedforward prioritas tinggi. | Memperbaiki produk dan log perubahan. | Rubrik produk sumatif. |
| 96–108 | Asesmen individual | Memberikan lima soal uraian atau kinerja singkat. | Menjawab secara mandiri. | Nilai minimal 75. |
| 108–116 | Refleksi 3–2–1 | Mengembalikan target awal dan memandu refleksi. | Menulis tiga pelajaran, dua penerapan, satu pertanyaan, dan target. | Rubrik refleksi. |
| 116–120 | Penutup | Menyampaikan kemajuan, remedial, pengayaan, dan kesempatan revisi. | Mengarsipkan produk dan mencatat tindak lanjut. | Feedforward individual. |
I. Matriks Aktivitas Pembelajaran
| Tahap | Waktu Total | Aktivitas Murid | Peran Pendidik | Prinsip | Bukti | Asesmen |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Awal/diagnostik | 40 menit | Mengamati, kuis, menyusun target. | Memantik dan memetakan. | Berkesadaran | Respons awal dan target. | Diagnostik. |
| Memahami | 100 menit | Jigsaw, klasifikasi, peta konsep. | Memodelkan dan memberi scaffolding. | Bermakna | Catatan dan peta konsep. | Formatif. |
| Mengaplikasi | 220 menit | Analisis, tabel keputusan, pseudocode, uji dan revisi. | Fasilitasi, konferensi, umpan balik. | Bermakna | LKPD, pseudocode, tabel uji. | Rubrik. |
| Merefleksi | 50 menit | Jurnal, peer review, target perbaikan. | Memberi pertanyaan reflektif. | Berkesadaran | Jurnal dan log revisi. | Penilaian diri. |
| Presentasi/penutup | 70 menit | Menyajikan, menjawab, tes individual. | Menilai dan menindaklanjuti. | Menggembirakan | Produk, performa, tes. | Sumatif. |
J. Kerangka Pelaksanaan Pembelajaran
| Unsur | Rencana |
|---|---|
| Praktik pedagogis | Problem-based learning, inquiry, cooperative learning, jigsaw, unplugged activities, peer testing, dan presentasi. |
| Kemitraan | Murid dengan murid, guru, pengelola perpustakaan, wali kelas, dan lingkungan sekolah. |
| Lingkungan | Aman, inklusif, mendorong bertanya, mencoba, menemukan kesalahan, dan memperbaiki. |
| Teknologi | Perangkat digital bila tersedia, dengan alternatif kartu, tabel, pseudocode, dan simulasi kertas. |
| Umpan balik | Apa yang sudah baik, apa yang perlu diperbaiki, dan apa langkah berikutnya. |
K. Strategi Pendampingan dan Fasilitasi
| Peran | Tindakan |
|---|---|
| Keteladanan | Menunjukkan cara berpikir runtut, teliti, terbuka terhadap kesalahan, dan bertanggung jawab. |
| Pendampingan | Konferensi kelompok, kartu petunjuk, pertanyaan pemandu, dan tutor sebaya. |
| Fasilitasi | Pilihan kasus, representasi, peran, media, dan tingkat tantangan. |
| Pertanyaan pemandu | Apa tujuan masalah? Informasi apa yang diperlukan? Pola apa yang terlihat? Bagaimana menguji solusi? |
| Motivasi | Menghubungkan manfaat dengan kehidupan nyata dan menghargai kemajuan serta revisi. |
| Kesalahan | Memperlakukan kesalahan sebagai bukti untuk melakukan debugging, bukan sebagai kegagalan. |
L. Dukungan Pembelajaran Inklusif
| Kebutuhan | Dukungan |
|---|---|
| Belum menguasai prasyarat | Latihan kartu urutan, contoh konkret, dan masalah dua kondisi. |
| Membutuhkan contoh | Worked example, contoh dan bukan contoh, serta template. |
| Bantuan membaca | Teks ringkas, kata kunci, pembacaan berpasangan, dan visual. |
| Waktu tambahan | Tambahan waktu atau pengurangan jumlah kasus tanpa mengurangi kompetensi inti. |
| Tantangan lebih tinggi | Kasus batas tambahan, kondisi lebih kompleks, dan perbandingan efisiensi. |
| Keterbatasan perangkat | Satu perangkat per kelompok, rotasi, dan seluruh aktivitas unplugged. |
| Dukungan sosial-emosional | Peran fleksibel, check-in, apresiasi kontribusi, dan keamanan mencoba. |
M. Rencana Tindak Lanjut
| Hasil | Tindak Lanjut |
|---|---|
| Belum mencapai | Pembelajaran ulang melalui kartu algoritma, contoh konkret, dan latihan dua kondisi. |
| Mulai mencapai | Latihan lanjutan menyusun pseudocode dari tabel keputusan sederhana. |
| Mencapai | Transfer solusi ke masalah baru dan penguatan melalui proyek. |
| Melampaui | Optimasi algoritma, kasus batas, dan perbandingan dua solusi. |
| Miskonsepsi | Contoh dan bukan contoh, dry-run, diskusi bukti kegagalan, dan revisi alasan. |
N. Refleksi Murid
- 3 hal yang saya pelajari.
- 2 strategi yang dapat saya terapkan.
- 1 pertanyaan yang masih saya miliki.
- Kesalahan yang saya temukan dan bagaimana saya memperbaikinya.
- Target belajar berikutnya.
O. Refleksi Pendidik
- Apakah tujuan dan kriteria dipahami murid?
- Apakah aktivitas menghasilkan bukti sesuai tujuan?
- Apakah semua murid memperoleh kesempatan berpartisipasi?
- Apakah murid mengalami proses memahami, mengaplikasi, dan merefleksi?
- Miskonsepsi apa yang muncul?
- Dukungan dan scaffolding apa yang paling efektif?
- Apa yang perlu dipertahankan dan diperbaiki?
P. Checklist Akhir Perencanaan
- Tujuan mengacu pada CP dan memuat kompetensi serta konten.
- Aktivitas menghasilkan bukti belajar yang selaras.
- Kriteria keberhasilan dapat diamati.
- Asesmen awal, formatif, dan sumatif tersedia.
- Pengalaman memahami, mengaplikasi, dan merefleksi tampak.
- Prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan diterapkan.
- Lingkungan aman, nyaman, dan inklusif.
- Alternatif digital dan nondigital tersedia.
- Remedial, pengayaan, revisi, dan refleksi direncanakan.
Lampiran
Lampiran 1. LKPD Analisis Masalah
| Bagian | Isian Murid |
|---|---|
| Konteks masalah | ........................................................ |
| Tujuan | ........................................................ |
| Masukan/data | ........................................................ |
| Aturan/kondisi | ........................................................ |
| Keluaran/keputusan | ........................................................ |
| Dekomposisi | ........................................................ |
| Pola | ........................................................ |
| Informasi relevan | ........................................................ |
| Informasi diabaikan | ........................................................ |
| Tabel keputusan | ........................................................ |
Lampiran 2. Lembar Pengujian Pseudocode
| No. | Data Uji | Prediksi | Hasil Aktual | Sesuai? | Perbaikan |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | ................ | ................ | ................ | Ya/Tidak | ................ |
| 2 | ................ | ................ | ................ | Ya/Tidak | ................ |
| 3 | ................ | ................ | ................ | Ya/Tidak | ................ |
| 4 | ................ | ................ | ................ | Ya/Tidak | ................ |
| 5 | ................ | ................ | ................ | Ya/Tidak | ................ |
Lampiran 3. Asesmen Individual
- Jelaskan fungsi dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma.
- Analisis sebuah masalah dan tentukan masukan, aturan, serta keluarannya.
- Susun tabel keputusan dari tiga kondisi yang diberikan.
- Tuliskan pseudocode berdasarkan tabel keputusan.
- Jelaskan mengapa pengujian dan debugging diperlukan.
Lampiran 4. Pengolahan Nilai
Nilai akhir = Produk kelompok 45% + Presentasi kelompok 20% + Asesmen individual 25% + Proses dan refleksi 10%. Kriteria ketercapaian minimal 75.
Posting Komentar untuk "Rencana Pembelajaran Mendalam Informatika Kelas IX: Berpikir Komputasional Tahun Ajaran 2026/2027"