Inovasi Pembelajaran untuk Tingkat SD dan SMP melalui kolaborasi mata pelajaran PJOK dan Bahasa Indonesia - KREATIF DAN INOVATIF

Blogroll

Inovasi Pembelajaran untuk Tingkat SD dan SMP melalui kolaborasi mata pelajaran PJOK dan Bahasa Indonesia

Monday, June 11, 2018


Kolaborasi pengetahuan memang sangatlah mudah untuk dilakukan didalam pelaksanaan proses belajar mengajar disekolah. Ciptakan hal-hal unik yang mampu membuat daya tarik belajar bagi peserta didik yang di ajar.
Inovasi pembelajaran ini dapat dilakukan  kepada peserta didik pada tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP) melalui beberapa mata pelajaran yang dapat dikolaborasikan dengan satu mata pelajaran yang unik. Kita tahu mata pelajaran yang unik itu mata pelajaran apa?. Mata pelajaran yang unik itu adalah mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan(PJOK).

Perlu dijelaskan sedikit tentang keunikan mata pelajaran PJOK, keunikannya memang lain dari pada mata pelajaran yang lain. Keunikannya datang dari Tenaga Pendidik yang mengampu mata pelajaran tersebut. Dibawah ini dapat dilihat beberapa keunikan tersebut yaitu :
  1. Setiap hari selalu memakai kalung yang sangat mahal, kalungnya Peluit dan Stopwatch.
  2. Selalu berpakaian lain dari pada tenaga pendidik mapel yang lain(selalu berpakaian pakaian olahraga).
  3. Tidak pernah betah mengajar diruangan tertutup(ruangan kelas) dan lebih mengutamakan proses belajar mengajar di lapangan, maklum karena tuntutan materi yang diajarkan.
  4. Mudah bergaul dan sulit menerima perbedaan(sifatnya terbuka tidak perlu berpura-pura). mungkin karena pengaruh hidup nya sehari-hari melihat lapangan yang luas dan terbuka.
  5. Dari segi sepatu, Tenaga Pendidik mata pelajaran PJOK selalu memakai sepatu ket(sepatu sports). karena harus disesuaikan dengan pakaian yang dipakai. Coba dibayangkan, kalau pakaian olahraga, sepatu nya sepatu pancus. Pasti lucu kan?
  6. Lebih dominan menyukai Praktek dari pada teori, benarkah ini? mari kita tinjau sama-sama kembali. 😄😄😄😄😄😄 
  7. Lebih menyukai permainan dari pada dipermainkan, sebab permainan itu hanya dapat dilakukan melalui jenis olahraga yang dipermainkan kepada peserta didik.
Sekarang kita kembali membahas tentang kolaborasi PJOK dengan mata pelajaran lain, disini dapat dilihat bagaimana kolaborasinya didalam proses belajar mengajar dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. PJOK berkolaborasi dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Proses belajar mengajar PJOK dapat di kolaborasikan dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui susunan kata. Manfaat Kegiatan pembelajaran ini, akan di temukan tiga Aspek tujuan dan sasaran Pembelajaran yaitu :

Untuk Sekolah Dasar (SD)

  1. Aspek Psikomotor (ketepatan membaca serta susunan kata dan mencapai komponen-komponen kebugaran jasmani.)
  2. Aspek Afektif sosial (kerjasama)
  3. Aspek Kognitif (Mengenal Huruf dan Suku kata melalui permainan yang disajikan PJOK)

Untuk Sekolah Menengah Pertama(SMP)
  1. Aspek Psikomotor (ketepatan membaca serta susunan kata dan mencapai komponen-komponen kebugaran jasmani.)
  2. Aspek Afektif sosial (kerjasama dan kepedulian terhadap sesama)
  3. Aspek Kognitif (Mengetahui dan menguasai jenis materi PJOK yang diajarkan sesuai dengan sesunan kata yang dilakukan)
Inovasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) melalaui Kolaborasi Pengetahuan mata pelajaran PJOK dan Bahasa Indonesia. Untuk lebih jelas dapat dilihat pada Video pembelajaran yang dilaksanakan di SMP N 1 Rejang Lebong Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.

Setelah melihat dan menganalisis Videonya, Inovasi pembelajaran yang dilakukan sederhana dan mudah bukan ? Mari berinovasi, dan tunjukkan kepada semua publik, agar bermanfaat bagi alam.

Pemebaca setia website kolaborasipengetahuan.com dapat juga   melihat video-video pembelajaran pada link dibawah ini

Untuk Mata Pelajaran yang lain, sedang dirilis dan dikembangkan, silahkan ditunggu pasti akan dipublish secepatnya.
Silahkan dibaca juga tentang materi pengembangan kurikulum 2013 revisi terbaru pada link dibawah ini
Semoga karya inovasi ini dapat di lakukan dan diujicobakan di sekolah-sekolah yang ada ditanah air, dan dapat dikembangkan oleh para Tenaga Pendidik agar para peserta didik dapat lebih tertarik mengembangkan kemampuan yang dimiliki melalui usaha yang dilakukan oleh para Guru sebagai Tenaga Pendidik.


SEMOGA BERMANFAAT

sALAm tendik